FOLLOW US :

  • Pastikan Koran Mingguan Jaya Pos menjadi salah satu referensi anda.
  • Kritik & Saran konstruktif : GRATIS langganan Koran Mingguan Jaya Pos selama 1 bulan

Jangan Sampai Alam Marah

Makna Gempa Nemu Kajeng Kliwon

Oleh : Jaya | 24 November 2016 | Dibaca : 19271 Pengunjung

Makna Gempa Nemu Kajeng Kliwon

sumber foto :foto : JP

DENPASAR - Gempa beberapa hari lalu yang bertepatan dengan Kajeng Kliwon, ternyata memiliki makna khusus. Menurut Dr. Mangku Made Subagia, pemangku di Dalem Pauman Padang Sambian, berdasarkan pewuwus (Sabda) Ida Ratu Gede Shakti Dalem Pauman, gempa bertepatan dengan Kajeng Kliwon adalah turunnya Hyang Nini Betari Durga, bersama watekin Butha Kala, Butha Kali, akan menguji, para penguasa negeri, pemimpin umat, dan sekaligus menguji umatnya. “Mereka diuji, mana yang benar dan mana yang salah. Mereka akan ditindak secara hukum sekala lan Niskala” Kata Jero, Minggu (20/11).

Berbicara masalah fenomena yang kini sedang terjadi di Bali, khususnya terkait dengan reklamasi Teluk Benoa. Pemimpin di pusat, pemimpin di Bali dan seluruh rakyat diuji olehNya. Sekarang ini umat manusia sudah saling tidak percaya sama yang lain termasuk, sampai sampai tidak percaya sama penegak hukum. Kemana akan dibawa bangsa dan Negara ini. Tuhan memberikan tanda yang merupakan bagian dari Sipta Alam (Linuh).

Sejak dulu, di Bali tidak ada yang namanya unjuk rasa besar besaran, walaupun ada kejadian memilukan Bom Bali 1 dan 2.  Namun saat ini ada fenomena yang terjadi, unjuk rasa masyarakat termasuk elemen desa adat. Semua karena masalah alam Bali yang direklamasi. Itu bagian dari merusak alam dan Laut (Samudra Kertih). Inilah bagian dari ujian Ida Hyang Nini Betari Durga.  Durga artinya benteng. Beliaulah bagian dari bentengnya Bali ini. “Jangan memaksakan sesuatu yang merusak alam Bali. Kalau alam Bali ini dirusak, itu sama dengan merusak Ida Hyang Bathara. Saya khawatir, kalau alam sudah marah, apa yang akan terjadi di Bali ini?” Papar Jero yang adalah Pinisepuh Perguruan Siwa Murthi Bali.

Untuk itu, Jero menghimbau, selayaknya sebagai umat, memikirkan semua langkah dengan bijaksana, bukan untuk kepentingan diri sendiri belaka. Jero mengajak umat sedharma dalam waktu Sasih Kenem Desember mendatang, melaksanakan upacara Butha Yadnya, yakni Nanggluk Merana lan Mepekelem. Upacara ini penting, sehingga kita sebagai manusia menjadi waras dan memahami, mana yang benar dan mana yang salah. (*/P)


Oleh : Jaya | 24 November 2016 | Dibaca : 19271 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

, 08 Agustus 2017 11:17
Diskusi Pertanian di P4S Sriwijaya
SELTIM - Dalam rangka safari  Jawa-Bali mulai  21 Juli – 1 Agustus 2017, pengurus ...
, 24 Juli 2017 05:05
Lima Ribuan Krama Bali Daftarkan Diri Ikut Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Massal
TABANAN – Program “Meyadnya” yang digagas Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ...
, 19 Juli 2017 07:16
Wabup Sanjaya Ngaturang Bhakti Di Pura Luhur Pucak Petali
PENEBEL - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama rombongan Pengurus Cabang Siwa Murti ...
, 17 Juli 2017 01:01
Yudisium XVIII Mapindo Tabanan
TABANAN - Yudisium XVIII Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Manajemen Pariwisata Indonesia ( ...
, 17 Juli 2017 01:00
Perbekel Diharapkan Tidak Khawatir dengan Saber Pungli
KERAMBITAN- Perbekel selaku aparat pemerintah di desa diharapkan tidak takut untuk mengikutsertak ...
, 05 Juli 2017 05:58
Bupati Eka Penuhi Undangan Pemerintah Kota Toyama
Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastut ...
, 02 Juli 2017 09:39
Desa Pitra Kembali Gelar Parade Seni dan Budaya
PENEBEL – Warga Desa Pitra, Kecamatan Penebel, pada Sabtu (1/7/2017), kembali menggelar eve ...
, 21 Juni 2017 05:55
7-9 Juli 2017, Tanah Lot Creative Food & Art Festival 2017 Digelar
TABANAN - Tanah Lot masih menjadi primadona sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tabanan. Keelok ...
, 21 Juni 2017 05:50
Biznet Berikan Layanan Free Wifi di 7 Titik
TABANAN - SEBAGAI wujud untuk memberikan layanan secara maksimal ke masyarakat, Biznet  memb ...
, 19 Juni 2017 06:40
Bupati Eka Buka Jatiluwih Agriculture Festival 2017
PENEBEL - DIBAWAH terik matahari, Jumat (16/6/2017) sekitar jam 13.00 Wita, Bupati Kabupaten Taba ...


Berita Lainnya :

, 08 Agustus 2017 11:17
Diskusi Pertanian di P4S Sriwijaya
SELTIM - Dalam rangka safari  Jawa-Bali mulai  21 Juli – 1 Agustus 2017, pengurus ...
, 24 Juli 2017 05:05
Lima Ribuan Krama Bali Daftarkan Diri Ikut Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Massal
TABANAN – Program “Meyadnya” yang digagas Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ...
, 19 Juli 2017 07:16
Wabup Sanjaya Ngaturang Bhakti Di Pura Luhur Pucak Petali
PENEBEL - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama rombongan Pengurus Cabang Siwa Murti ...
, 17 Juli 2017 01:01
Yudisium XVIII Mapindo Tabanan
TABANAN - Yudisium XVIII Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Manajemen Pariwisata Indonesia ( ...
, 17 Juli 2017 01:00
Perbekel Diharapkan Tidak Khawatir dengan Saber Pungli
KERAMBITAN- Perbekel selaku aparat pemerintah di desa diharapkan tidak takut untuk mengikutsertak ...
, 05 Juli 2017 05:58
Bupati Eka Penuhi Undangan Pemerintah Kota Toyama
Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastut ...
, 02 Juli 2017 09:39
Desa Pitra Kembali Gelar Parade Seni dan Budaya
PENEBEL – Warga Desa Pitra, Kecamatan Penebel, pada Sabtu (1/7/2017), kembali menggelar eve ...
, 21 Juni 2017 05:55
7-9 Juli 2017, Tanah Lot Creative Food & Art Festival 2017 Digelar
TABANAN - Tanah Lot masih menjadi primadona sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tabanan. Keelok ...
, 21 Juni 2017 05:50
Biznet Berikan Layanan Free Wifi di 7 Titik
TABANAN - SEBAGAI wujud untuk memberikan layanan secara maksimal ke masyarakat, Biznet  memb ...
, 19 Juni 2017 06:40
Bupati Eka Buka Jatiluwih Agriculture Festival 2017
PENEBEL - DIBAWAH terik matahari, Jumat (16/6/2017) sekitar jam 13.00 Wita, Bupati Kabupaten Taba ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :