Wisuda IV STIKES Advaita Medika Tabanan

TABANAN - STIKES Advaita Medika Tabanan kembali mewisuda mahasiswanya. Sebanyak 124 peserta yang berasal dari Program S1 Keperawatan berjumlah 39 orang, Program Studi D3 Kebidanan berjumlah 28, dan pengukuhan sumpah profesi Ners berjumlah 57 orang. Wisuda dilaksanakan Selasa (15/12) lalu di di Ballroom Pan Pacific Hotel Tanah lot, Kediri.

Acara dihadiri Ketua Koordinator Kopertis wilayah VI Bali Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Ketua PPNI Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Ketua IBI Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.

Dalam pidato wisuda, Ketua STIKES Advaita Medika Tabanan, I Dewa Nyoman Wiratmaja, SE.,MM.,Ak. menekankan agar wisudawan setelah terjun di masyarakat mampu menunjukkan jati diri sebagai tenaga kesehatan yang kompeten di bidangnya. “Pembaruan paradigma dalam pelayanan mesti dilakukan dengan sungguh-sungguh. Selain kompeten terhadap bidang keilmuan, lulusan harus mampu untuk menciptakan kemandirian dan jiwa kewirausahaan dalam menciptakan lapangan kerja” Ujar pria jebolan  S2 Manajemen itu.

Disamping itu, kata Dewa Wirat, saat ini Indonesia masuk dalam Asean Free Trade Area (AFTA) atau istilah lainnya Mayarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang merupakan liberalisasi pada bidang kesehatan. Hal ini harus menjadi cambuk, untuk meningkatkan mutu atau profesionalisme sehingga apapun yang terjadi di masa mendatang tenaga kesehatan Indonesia tidak perlu takut lagi di negeri sendiri.

Dikatakan, STIKES Advaita Medika terus melakukan upaya untuk meningkatkan mutu tenaga profesional kesehatan Indonesia dengan penyempurnaan kurikulum, sistem pengajaran dan ujian, serta mengadakan program pendidikan kesehatan yang komprehensif sehingga lulusannya punya standar yang bertaraf internasional. “Pengukuhan  sumpah profesi Ners yang kita lakukan saat ini adalah sebagai akreditasi kompetensi untuk menjaga profesionalisme lulusan” Pungkasnya. (Put/adv)

Komentar