Tabanan Terima Penghargaan Bidang Koperasi dan Peternakan

TABANAN - Bulan Juli lalu tampaknya menjadi bulan yang cukup berarti bagi Kabupaten Tabanan. Bagaimana tidak, dua penghargaan diperoleh sekaligus. Pengharagan pertama berupa penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 2015 dan yang kedua penghargaan Indolivestock Service Awards untuk Indonesia bagian tengah dari Komunitas Pengembangan Usaha Peternakan Indonesia (KPUPI).

Penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) 2015 dari Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Puspayoga diserahkan dalam puncak peringatan Hari Koperasi Tingkat Nasional Ke-68 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada 12 Juli lalu. Hadir dalam kesempatan itu Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa yang mewakili Bupati Tabanan. Sabtu lalu (1/8), piagam penghargaan serta lencana tersebut diserahkan kepada Bupati Eka oleh Sekda Wirna Ariwangsa didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Anak Agung Tresna Dalem.

Sekda Wirna menjelaskan, latar belakang diberikannya penghargaan itu berkaitan dengan komtimen serta keberpihakan Pemkab Tabanan dibawah kepemimpinan Bupati Eka dalam memberdayakan koperasi dan sektor UKM. “Komitmen ini bisa dalam bentuk regulasi serta dukungan anggaran. Sehingga koperasi di Kabupaten Tabanan berkembang dengan baik,” kata Sekda Wirna.

Selain itu, inovasi yang diterapkan Pemkab Tabanan melalui satuan kerja yang membidangi urusan perkoperasian juga menjasi poin penilaian. Khususnya inovasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada koperasi dan sektor UKM. “Ini ditunjukkan dengan perkembangan koperasi dan UKM di Tabanan baik secara kwalitas maupun kwantitas,” imbuhnya.

Dengan dukungan komitmen ini, sambungnya, koperasi maupun sektor UKM di Tabanan memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi perkembangan ekonomi kerakyatan. Ini dibuktikan dengan kiprah beberapa koperasi di Tabanan yang mampu meraih prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Pada 2014 lalu, KUD Rejasa sempat mendapatkan penghargaan. Bukan hanya tingkat provinsi saja, tapi sampai ke tingkat nasional,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Anak Agung Tresna Dalem menimpali.

Sementara penghargaan Indolivestock Service Awards merupakan bentuk apresiasi komunitas pengembang usaha peternakan terhadap pemerintah kabupaten atau kota yang mempunyai komitmen tinggi dalam upaya mengembangkan peternakan di daerahnya. Diraihnya penghargaan ini membawa Tabanan resmi menyandang predikat Adipraja Satwa Sewaka 2015.

Menurut Kepala Dinas Peternakan I Wayan Kotio, pemberian penghargaan ini merupakan satu-satunya yang diterima oleh kabupaten di Bali. “Tentunya ini menjadi sebuah kebanggan karena untuk Bali hanya Tabanan saja yang memperolehnya,” ujar Kotio.

Dijelaskan Kotio, penganugerahan karena inovasi dan komitmen yang diterapkan, berupa regulasi atau kebijakan pihak eksekutif maupun legislatif seperti yang diterapkan di Tabanan. Dan satu hal penting lainnya yang menjadi faktor penentu diterimanya penghargaan ini adalah inovasi pelayanan publik di bidang peternakan yang diterapkan di Kabupaten Tabanan. “Inovasi di bidang pelayanan publik juga menjadi salah satu poin penilaiannya,” kata Kotio.

Dijelaskan, inovasi dibidang pelayanan publik ini setidaknya meliputi sembilan item yang memang tersedia di Dinas Peternakan. Beberapa di antaranya, pengurusan Surat Rekomendasi Kesehatan Hewan atau Surat Rekomendasi Pengeluaran dan Pemasukan Hewan Ternak.

“Kalau tadinya rekomendasi-rekomendasi itu diurus masyarakat sampai dua hari atau lebih, kini sudah bisa dilayani dalam waktu 60 menit sepanjang persyaratannya lengkap. Kita memang membuatkan standar waktu penyelesaian agar masyarakat dimudahkan,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Eka menyambut hangat atas diraihnya kedua penghargaan tersebut. Menurutnya, selain memberikan kebanggan tersendiri, penghargaan ini juga perlu dijadikan motivasi bagi Pemkab Tabanan untuk berbuat lebih maksimal. Khususnya dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada para peternak.

“Saya berharap penghargaan ini tidak membuat kita cepat puas diri. Sebaliknya penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk berbuat lebih maksimal lagi kepada para peternak,” komentarnya. (***)

Komentar