Merespon Masukan Masyarakat : Dinas Dukcapil Rancang Permudah Pencairan Santi Mas

TABANAN - Santi Mas, salah satu program unggulan Pemkab Tabanan berupa pemberian santunan kematian bagi masyarakat semenjak diluncurkan tahun 2013 lalu mendapat apresiasi masyarakat. Program pro rakyat ini mampu meringankan biaya bagi keluarga yang anggota keluarganya meninggal dunia. Santi Mas, memberikan bantuan jaminan kematian sebesar Rp 1.000.000 per orang. Meski nilainya relatif, namun program tersebut lebih diterjemahkan sebagai sebuah bentuk kepedulian dan meningkatkan energi kebersamaan antara masyarakat dengan pemerintah.

Dalam perjalanannya, Santi Mas bukan tanpa kendala. Masyarakat sering mengeluhkan lambatnya pencairan santunan. Disamping faktor persyaratan, warga yang mendapat musibah harus mengurus ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang berada di pusat kota “Untuk memudahkan, kami sudah merancang agar masyarakat cukup membawa persayaratan sampai ke kantor camat”  Kata Kepala Dinas Dukcapil  Rai Dwipayana, Senin (11/5). Kata dia, setelah persyaratan diterima di kecamatan, selanjutnya oleh camat dibawa ke Dinas Dukcapil. Disini dilakukan validasi kemudian meneruskan ke bagian keuangan Setda.

Menunggu rancangan tersebut disahkan, saat ini masyarakat masih mengikuti peraturan yang berlaku seperti diatur dalam Peraturan Bupati nomor 8 tahun 2015 tentang tata cara dan mekanisme pemberian bantuan berupa uang untuk santunan kematian bagi masyarakat. Dalam mengajukan permohonan harus memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya, penduduk telah tinggal minimal 1 tahun dan santunan hanya bisa diberikan apabila diajukan tidak lebih dari 30 hari sejak tanggal kematian.

Persayaratan yang mesti dilengkapi saat melapor ke Dinas Dukcapil adalah sebagai berikut :

1.Surat Keterangan meninggal yang ditanda-tangani Kelian dan 2 saksi pihak keluarga almarhum, Perbekel dan Camat.

2.Copi KTP dan KK atau bila dibawah umur cukup melampirkan KK

3.Surat Pernyataan Ahli Waris

4.Kwitansi bermetarai cukup

5.Copi rekening Bank BPD

Semua persayaratan dibuat dalam rangkap empat. (Adv)

Komentar