Pemkab Tabanan Gelontorkan 4 Ton Beras

TABANAN - Karena melonjaknya harga pasar, Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan Operasi Pasar Bulog, yang langsung pada kesempatan itu diserahkan oleh Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (04/03) siang di Pasar Kediri, Tabanan.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Kepala Bulog Bali I Wayan Budita, Dandim 1619 Tabanan Choirul Anwar, Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Camat Kediri Alit Adiatmika beserta SKPD terkait.

Pada kegiatan ini, Pemerintah bekerjasama dengan Bulog Bali, menggelontorkan 4 ton beras dibagi menjadi 400 kupon. Yang mana dalam pengambilan beras, masyarakat diwajibkan membeli kupon seharga Rp.37.500,- ribu untuk 5 kilo beras. Tiap orang berhak mendapatkan 2 kupon beras, dan ini diperuntukkan bagi masyarakat menengah kebawah di Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, operasi pasar Bulog ini dilakukan karena harga pasar melonjak, dan kondisi ini tidak bisa dihindarkan.Bagaimana bisa kita memenuhi kebutuhan masyarakat apabila harga tidak stabil. Kalau harga melonjak maka akan memberatkan masyarakat yang kurang mampu. "Maka dengan operasi ini kita bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang maksimal kerjasama dengan bulog, sehingga beban dari masyarakat bisa teratasi,"jelasnya.

Bupati Eka berharap dengan adanya kegiatan ini, dengan harga beras Rp.7.500,- bisa meringankan beban masyarakat, khususnya masyarakat kita yang ada di Tabanan. Ini adalah hal yang harus pemerintah lakukan untuk menstabilkan harga pasar. "Kami berharap operasi pasar ini bisa terus berlanjut hingga keadaan benar-benar stabil, sehingga bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di Tabanan," harapnya.

Kepala Bulog Bali I Wayan Budita mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga pasar. Kita di Bali mempunyai stok beras yang melimpah,kira kira 15 ribu ton. Masyarakat jangan khawatir, karena apabila harga pasar tetap melonjak, operasi ini akan terus dilanjutkan di seluruh Bali. "Untuk masyarakat kami hadir, jangan resah karena Bali mempunyai stok beras yang melimpah untuk seluruh Bali," jelasnya. (***)

Komentar