Mutasi itu Hal Biasa : Jangan Selalu Dikaitkan dengan Politik

TABANAN - Mutasi pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dilaksanakan Jumat (12/12) adalah hal biasa dalam suatu organisasi karena fungsinya yang sangat penting dalam membangun organisasi agar kuat, efektif dan efisien. Namun demikian pelantikan jabatan dalam rangka mutasi dan promosi pegawai, akan selalu menarik perhatian. Perbincangan dan polemik biasanya muncul dan bergulir karena suatu pemahaman yang sering bias kepentingan. Bagi yang faham tentang pentingnya mutasi, mereka biasanya jernih melihatnya dan langsung merespons dengan semangat baru untuk  berprestasi. Bagi yang tidak faham, sering mereka-reka mencari aspek negatif, bergunjing dan mengkritik kebijakan mutasi  bahkan cenderung tendensius mengatakan mutasi bermuatan politis. Demikian dikatakan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti usai melantik 220 orang pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV di Gedung Kesenian I Ketut Maria.

“Mari manfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kinerja. Saya mengajak semua untuk memaknai pelantikan ini dengan makna positif dengan semangat dan optimisme. Mari kita jadikan momentum ini untuk berbuat yang terbaik” Ajak bupati.

Dengan adanya pelantikan, lanjut bupati, diharapkan akan menciptakan suasana baru yang dapat membawa situasi kerja yang lebih kondusif, lingkungan kerja yang nyaman, budaya kerja keras, disiplin tinggi, efektif dan efisien. “Akhirnya dapat bekerja lebih cepat dan lebih peka terhadap masalah dan pemecahan masalah kesejahteraan rakyat dalam koridor visi Tabanan Serasi” Pungkas bupati. (Put)

Komentar