Pupuan : Sentra Kopi Robusta Tabanan

PUPUAN - Luas tanaman kopi robusta di Kabupaten Tabanan mencapai 9.536 hektar dengan melibatkan 17.696 KK petani. Dari luasan tersebut Kecamatan Pupuan adalah sentra kopi Robusta dimana sekitar 81% atau sekitar 7.740 hektar berkembang dengan cukup pesat.

Dengan  luasan  tersebut dan besarnya penyerapan tenaga kerja, menjadikan kopi robusta sangat dominan dalam struktur perekonomian di Kabupaten Tabanan baik itu pengaruh langsungnya pada pendapatan petani kopi maupun melalui penerimaan devisa  karena kopi merupakan komoditi ekspor.

Pemerintah Kabupaten Tabanan optimis kejayaan kopi Pupuan ini mampu bersaing di pasar kopi dunia. Selaku leading sector Dinas Kehutanan dan Perkebunan melakukan berbagai terobosan seperti intesifikasi penanaman kopi robusta maupun pembinaan dan pelatihan, promosi dan sebagainya. “Kami mengintensifkan budidaya kopi robusta untuk memenuhi permintaan pasar kopi dunia yang cenderung meningkat,” terang Kadis Kehutanan dan Perkebunan Roemy Liestyowati. 

Kata Lies, Gerakan intensifikasi penanaman kopi mencakup perluasan tanaman kopi dengan menyediakan benih unggul, pendampingan dari sektor on farm hingga off farm. Petani dibina dengan menggunakan dana baik bersumber dari APBD maupun dukungan dana pusat. Program ini untuk merespons Gerakan Nasional Peningkatan Produksi dan Mutu Kopi yang dicanangkan Pemerintah Pusat agar Indonesia tetap masuk tiga besar produsen kopi dunia setelah Brasil dan Kolombia. “Kopi Pupuan ini adalah salah satu kopi terbaik di dunia” Ujarnya. (En)

Komentar