Mantapkan Akses ke Pasar Dunia : Pemkab Tabanan akan Menggelar Pupuan Coffee Festival

PUPUAN - Berbagai upaya untuk memperkenalkan kopi Pupuan kepada dunia terus dilakukan Pemkab Tabanan saat ini. Salah satunya lewat Pupuan Caoffee Festival (PCF) yang rencananya bakal digelar di Desa Belimbing Nopember mendatang. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabanan, Roemy Liestyowati mengatakan, pelaksanaan PCF mendatang  menjadi bagian dari hari ulang tahun (HUT) ke- 521 Tabanan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk menjadikan Pupuan sebagai salah pusat kopi dunia. “Selama ini, selain jenis Robusta dan Arabica, Pupuan berpeluang menjadi rujukan baru kopi dunia melalui ikon Kopi Luwak yang sudah menjamah pasar internasional” Ujar Liestyowati, saat melakukan inspeksi venue di Desa Belimbing, Jumat (5/8).

Dalam ajang PCF, kata wanita yang akrab disapa Lies itu, selaian menyuguhkan aneka kopi hasil kelompok tani di Tabanan, juga akan diadakan festival nyangrai kopi massal yang diikuti oleh petani kopi yang tergabung dalam puluhan kelompok di Kecamatan Pupuan. “Kami menargetkan nyangrai kopi massal ini akan melibatkan sekitar 700 orang sehingga diharapkan bisa dicatat dalam MURI” Imbuhnya.

Ditambahkan, kegiatan nyangrai kopi massal menggunakan peralatan tradisional seperti penyangrai dari tanah liat yang dibuat oleh pengrajin di Desa Pejaten. Ratusan ibu-ibu dengan pakaian adat madya akan berjejer diseputaran wantilan Desa Belimbing, nyangrai diatas tungku batako dengan api dari kayu bakar.

Dengan memadukan unsur budaya tradisional tersebut, Lies berharap PCF juga menjadi ajang promosi pariwisata di Pupuan yang memiliki alam yang asri dalam kerangka agrowisata. Hal ini melengkapi apa yang telah dimulai oleh Desa Belimbing dengan konsep desa wisatanya melalui Belimbing Harmoni.

Dengan merangkul semua komponen, Lies optimis ajang PCF ini akan menggaet ribuan pengunjung potensial baik lokal, regional maupun internasional.  Sejumlah asosiasi perkopian  seperti Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, dan Asosiasi Kopi Luwak Indonesia dan sebagainya menyambut gembira digelarnya PCF. “Beberapa kementrian seperti Kemenhut, Kemendag, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi digelarnya agenda ini” Pungkasnya. (Jay)

 

 

 

Komentar