KTT Kambing Amerta Nadi Pupuan Duta Bali ke Tingkat Nasional

PUPUAN - Kelompok Tani  (KTT)  Kambing Amerta Nadi Kecamatan Pupuan Tabanan sukses membawa harum Kabupaten Tabanan karena dipercaya mewakili Bali ke tingkat nasional dalam lomba agribisnis. Penilaian dilaksanakan di Wantilan Desa Pupuan, Selasa ( 3/6 ).

Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis dibacakan Wayan Miarsana mengatakan Tabanan merupakan daerah agraris dimana masyarakatnya dominan sebagai petani. Menurutnya, KTT Amerta Nadi Pupuan merupakan Kelompok Tani ternak yang sangat kreatif mengolah hasil perkebunan yang menjadi komoditi utama di Pupuan, salah satunya dengan mengkloning kopi dan menghasilkan jenis baru yang tentunya memiliki kualitas dan cita rasa yang lebih baik. “ Kita patut berbangga karena Tabanan memiliki para petani yang sangat cerdas seperti di Pupuan. Mereka tidak hanya terpaku pada komoditi yang sudah ada, tapi berusaha menciptakan jenis yang baru yang diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, untuk peternakan kambing sendiri, KTT Kambing Amerta Nadi juga memiliki prospek yang sangat luar biasa, ini ditandai dengan  tingginya permintaan konsumen sampai para peternak kewalahan. Kambing merupakan komoditi andalan yang dikembangkan di Pupuan karena sesuai dengan kondisi geografisnya.” Pemeliharaan ternak kambing yang diintegrasikan dengan sub sektor perkebunan yaitu kopi, sangat menjanjikan dalam peningkatan pendapatan karena saling menguntungkan, selain itu kambing juga menghasilkan susu yang memiliki nilai gizi tinggi,” imbuhnya.

Menurutnya KTT Kambing Amerta Nadi kompetensi yang baik dalam memelihara dan membudidayakan ternak kambing, sehingga kelompok ini telah mersakan manfaat secara ekonomi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. “ Kami berharap verifikasi yang dilakukan terhadap profil KTT  Kabing Amerta Nadi bisa mencerminkan kondisi riil yang ada di lapangan. Mudah-mudahan tim verifikasi dapat memberikan bimbingan dan petunjuk untuk perbaikan di masa mendatang,” ujarnya.

Herdi Sartono dalam kesempatan tersebut mengatakan KTT Kambing Amerta Nadi merupakan KTT yang patut dibanggakan karena prestasinya. Pihaknya berharap, anggota KTT mampu meningkatkan kebersihan baik kebersihan kandang dan pakannya, serta memiliki pemasaran yang lebih jelas sehingga layak menjadi juara nasional. “ Saya berharap kelompok ini tetap bertahan karena memiliki potensi yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan ke depan dalam pengelolannya KTT Amerta Nadi bisa mengaplikasikan pertanian berbasis teknologi sehingga dapat meningkatkan perekonomian anggotanya,” ujarnya.

Sementara Ketua KTT Kambing Amerta Nadi Nengah Suarya dalam laporannya mengatakan populasi ternak kambing di KTT Amerta Nadi berjumlah 301 ekor, terdiri dari jantan 110 ekor dan betina sebanyak 191 ekor. Pakan ternak yang diberikan berupa daun gamal, kaliandra dan daun nangka. Limbah dan kotorannya diolah menajdi pupuk padat dan pupu cair. “ Dari ternak kambing yang terintegrasi dengan perkebunan yang paling banyak adalah kopi, karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung berupa pengurangan pembiayaan pembelian pupuk, dimana penggunaan pupuk 100 persen sudah memakai pupuk organik,” ujarnya.

Menurutnya hasil lainnya dari ternak kabing berupa susu kambing yyang diolah menjadi es krim susu kambing, kerupuk susu kambing dan susu segar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Tabanan Wayan Miarsana, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan Ketut Warsiki, Camat Pupuan  Putu Arya Suta serta rombongan tim penilai dari pusat yang diketuai oleh Herdi Sartono.(***)

Komentar