Membuat Sate Lilit dengan Peserta Terbanyak : Tabanan Raih Penghargaan MURI

TABANAN - Sudah menjadi tradisi, setiap hari ulang tahun Kota Tabanan selalu disertai dengan catatan prestasi di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kali ini membuat Sate Lilit dengan peserta terbanyak dicatat sebagai rekor MURI dimana melibatkan 1.621 orang, berasal dari siswa SMP Negeri 1, 2, 3 dan 5 Tabanan. Penghargaan MURI diberikan kepada Bupati Tabanan sebagai Pemrakarsa, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan sebagai Pelaksana, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga sebagai Pendukung, bertempat di areal Pasar Ikan Tuak Ilang, Minggu (24/11).

Menurut Ketua Pelaksana yang menjabat Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, Made Subagia, peserta yang didaftarkan untuk dicatat MURI hanya 1.520 orang saja, namun setelah dihitung dan dicocokkan dengan absen yang hadir, jumlahnya bertambah 101 orang, menjadi 1.621.

Subagia menjelaskan kegiatan membuat sate ikan lilit itu bukan semata untuk mengejar rekor MURI namun juga untuk mengnealkan pasar ikan Tuakilang juga untuk memasyarakatkan program gemar makan ikan sekaligus untuk melestarikan budaya melilit sate. “Kita kedepankan muatan lokal yang ada di daerah kita dikolaborasi dengan potensi perikanan kita” Ujarnya.

Disamping menyerahkan sertifikat MURI untuk Pembuatan Sate Lilit dengan Peserta Terbanyak, saat itu juga diserahkan sertifikat MURI kepada Kapolres Tabanan sebagai pelaksana trail adventur (Batata) dengan peserta terbanyak. (***/Put)

Komentar