242 Pengawas Pemilu Lapangan Dilantik

TABANAN - Wabup Komang Gede Sanjaya memberikan apresiasi dengan dilantiknya 242 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) karena keberadaan PPL akan memberikan kontribusi untuk menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat Tabanan pada Pemilu 9 April 2014. “Pemilu merupakan sebuah media mewujudkan demokrasi dengan menggunakan sistem perwakilan. Saya berharap pemilu ini menghasilkan anggota legislatif yang aspiratif dalam mengemban amanah rakyat untuk mewujudkan Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi," harapnya.

Wabup Sanjaya mengingatkan kepada semua penyelenggara pemilu untuk mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politiknya secara langsung. "Tingkatkanlah komunikasi dan koordinasi baik di tingkat desa, kecamatan, maupun di tingkat kabupaten, sehingga pemilu di Tabanan dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya.

PPL terkait dengan Pemilu DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 yang akan bertugas di desa, dilantik oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Tabanan I Made Rumada, Kamis (7/11) di GOR Dewara Kediri setelah terdahulu dilantik 30 orang Panwaslu Kecamatan.

Rumada mengatakan, untuk pemilu DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 sebanyak 242 PPL dari 133 desa. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan pemilu sebelumnya yang hanya memiliki 133 PPL. Meningkatnya jumlah PPL pada pemilu kali ini karena disesuaikan dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing desa. "Sesuai dengan keputusan Bawaslu Pusat maka Jumlah PPL kali ini disesuaikan dengan jumlah TPS di masing-masing desa," ungkapnya.

 Rumada juga menjelaskan, pemilu DPR, DPD dan DPRD saat ini telah memasuki tahapan kampanye, yang sebelumnya telah melewati tahapan pemutakhiran data hingga pencalonan. Untuk itu dirinya berharap kepada PPL yang baru dilantik untuk mengawasi dan menindak segala bentuk pelanggaran pemilu. "Mari kita rapatkan barisan untuk mengawasi tahapan pelaksanaan pemilu. Sehingga pemilu di Tabanan dapat berjalan dengan jujur dan adil," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Resiko. Menurutnya sesuai dengan Undang-Undang No. 15 tahun 2011 tentang penyelenggara pemilu, jumlah PPL di tiap desa maksimal 5 orang. Dimana masing-masing PPL juga akan dibantu oleh asisten PPL dengan harapan pengawasan yang dilakukan bisa lebih maksimal. Terlebih untuk mewujudkan Pemilu Legislatif tahun 2014 yang berkualitas diperlukan peran serta dari semua pihak, seperti Bawaslu/ panwaslu, KPU, peserta pemilu, tim kampanye calon hingga masyarakat Bali. "Dengan berpegang teguh pada asas penyelenggara pemilu, baik langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil, saya yakin pemilu di Tabanan akan mengasilkan pemilu yang berkualitas dan bermartabat," yakinnya.

Hadir pula menyaksikan pelantikan tersebut, Kapolres Tabanan AKBP. Dekananto  Eko Purwono, Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni, Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Resiko dan para Camat. (***)

Komentar