Dispenda Tabanan Gandeng LPD : Penerimaan PBB Lampaui Target

TABANAN - Setelah menjadi kewenangan daerah,  kendati terdapat sedikit hambatan,  penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)  sampai dengan akhir Oktober 2013, realisasi penerimaan PBB telah mencapai angka Rp 12,36 milyar atau 106,32 persen dari target terpasang tahun 2013 sebesar Rp 11,6 milyar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung (Dispenda) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Sudarma saat Launching Pembayaran PBB-P2 melalui Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Kamis (7/11/2013). Dispenda menggandeng 200 LPD yang memiliki link dengan BPD Tabanan.

Sudarma menjelaskan, digagasnya kerja sama dengan LPD ini, karena dari evaluasi yang dilakukan atas pembayaran PBB tahun pajak 2013, menunjukan jumlah Kantor Cabang/Kantor Khas/Kas Pembantu BPD Bali yang ada di Kabupaten Tabanan, tidak seimbang dengan jumlah objek Pajak PBB di Tabanan yang keseluruhan mencapai 270.000 objek/subjek pajak. Disamping itu, jarak yang cukup jauh antara alamat wajib pajak dengan tempat pembayaran pajak di bank persepsi juga terkadang menjadi kendala tersendiri dalam pembayaran PBB. “Menyikapi kondisi tersebut, maka solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memperluas jaringan  tempat pembayaran PBB melalui LPD atau koperasi yang sudah memiliki link/on line dengan BPD Bali yang sampai saat ini jumlahnya sudah mencapi 200 unit LPD,”ungkapnya.

Dengan kerja sama ini diharapkan masyarakat wajib pajak bisa mendapatkan pelayanan yang lebih dekat dan lebih cepat. Hanya saja lewat pola ini wajib pajak dibebani biaya administrasi antara Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per lembar SPPT dalam satu tahun pajak. Sementara kalau membayar di BPD, wajib pajak bebas dari biaya administrasi. “Kerja sama ini memberikan peluang lebih banyak pilihan  dan alternative wajib pajak untuk memenuhi kewajibanya membayar pajak,” imbuh Sudarma. (***)

Komentar