Bupati Eka : Media Jangan Umbar Berita yang Bersifat Apriori

TABANAN - Sebagi pilar pembangunan pers atau media diharapkan ikut serta dalam meluruskan pola pikir dan paradigma yang masih keliru di tengah masyarakat. “Jangan selalu memuat berita yang menimbulkan apriori di masyarakat” Ujar Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, kepada Jaya Pos, Jumat (20/9/2013).

Kata bupati, media sudah semestinya ikut bertanggung-jawab membangun optimisme di masyarakat sehingga bisa mengakarkan jiwa mereka untuk percaya diri dalam ikut serta membangun daerah. Sebagai agen pembangunan, disamping harus memiliki daya kritis dalam memotret peristiwa yang ada, akan lebih baik jika media ikut membangun pikiran positif memabangun kepercayaan diri yang lebih tinggi. Putri Nyoman Adi Wiryatama ini mengaku paham kadang berita bersifat pesanan yang lebih sebagai alat untuk tujuan tertentu, namun ia berharap media memberikan informasi kepada masyarakat jangan menjadi tidak. “Dalam kerangka kebebasan pers, saya paham, namun kebebasan pers harus juga dipahami agar berjalan tidak kebablasan” Tandas bupati.

Ditegaskan, sebagai pimpinan daerah dirinya mengajak media untuk ikut membangun situasi agar selalu kondusif. Dengan demikian, menjadi kewajiban moral media untuk tetap kritis namun hendaknya juga bersifat edukatif. “Bagaimana pembangunan bisa jalan baik jika media selalu menuding pemerintah selalu salah dalam menjalankan kebijakan” Tegasnya.

Sebagai bagian dari pilar pembangunan, kata bupati, media tentunya berperan membangun kepercayaan publik. “Saya yakin media mampu menjaga kredibilitas, tetap tegak menyangga pilar pembangunan, mengawasi segala macam ketimpangan, sekaligus menjaga semangat membangun di masyarakat” Pungkasnya. (Jay)

Komentar