Kejari Tabanan Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Rumah Dinas Wanasara

TABANAN - Seperti diduga sebelumnya, hembusan isu adanya korupsi proyek rumah dinas (rumdin) pejabat Pemkab di Wanasara, Desa Bongan, akan kandas, terbukti. Kejaksaan Negeri Tabanan menghentikan penyelidikan atas kasus yang kembali dilontarkan di media. Masyarakat luas sejatinya sudah tidak menanggapi isu murahan yang dihembuskan oknum yang tidak menginginkan Tabanan kondusif. “Ya wajarlah, ini tahun politik” Ujar Nyoman Adi Wiryatama, Minggu (8/9). Ia disebut-sebut sebagai aktor yang melakukan tindakan melanggar hukum itu namun sejak awal dimulainya perang politik itu ia mengakui biasa-biasa saja karena yakin kalau semua proses pengadaannya sudah sesuai prosedur yang benar.

Sementara, menurut Sufari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan kepada awak media menjelaskan, pihaknya yang kadang dituding diam menepis semua anggapan itu. Ia menegaskan, pihaknya proaktif melakukan penyelidikan semua kasus yang ada termasuk proyek rumdin itu. Bahkan, dalam hal ini sejumlah pihak terkait dimintai klarifikasi. “Ya hasil pemeriksaan dari berbagai dokumen, tidak ditemukan indikasi pelanggaran. Sejak perencanan, pembangunan hingga pertanggungjawaban proyek rumah dinas tidak ditemukan pelanggaran'' Jelas jaksa berkumis itu sembari menegaskan, dengan tidak adanya ditemui pelanggaran yang mengakibatkan kerugian negara penyelidikan memang harus dihentikan. (***)

Komentar