Perangkat Desa Dimohon Bersabar, Gaji Bakal Dirapel

TABANAN - Terkait belum cairnya perbaikan gaji  perangakat desa yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Tabanan,  perangkat desa dimohon untuk bersabar. Pasalnya, kenaikan gaji tersebut sudah disetujui Bupati Tabanan, tinggal menunggu ketok palu di DPRD Tabanan. Karena  dana untuk membayar gaji tersebut diplot pada APBD Perubahan tahun 2013. Setelah ketok palu, gaji mereka akan dibayar secara rapel, terhitung sejak Bulan Agustus tahun ini. Mereka bakal menerima perbaikan gaji bervariasi. Demikian ditegaskan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Rabu (28/8).

Dian Setiawan mengungkapkan, dalam proses pencairan perbaikan gaji perangkat desa memang membutuhkan waktu dalam berproses. Kendati Pemkab Tabanan sempat berjanji akan membayar mulai Bulan Agustus, namun dalam proses masih ada beberapa kendala. Salah satunya, APBD Perubahan tahun 2013, sampai berita ditulis, belum diketok palu oleh dewan. “Kita tetap pada komitmen awal untuk menaikan gaji perangkat desa. Namun perlu kita pahami bersama, dalam pencairan dana tersebut perlu mekanisme dan proses yang diikuti, agar dikemudian hari tidak mengundang masalah,” ujarnya.

Apalagi kata mantan Camat Marga ini, usulan itu telah disetujui Bupati Tabanan. Dia berharap kepada perangkat desa untuk bersabar, karena perbaikan gaji akan dibayar dengan sistem  rapel. Sementara besaran gaji yang akan diterima perangkat desa disesuaikan dengan jabatan mereka masing-masing. “Kami mohon teman-teman perangkat desa bersabar. Pasti dibayar, tapi akan dirapel,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Badan   Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Tabanan, I Made Sudarya mengatakan, usulan kenaikan gaji perangkat desa sudah disetujui Bupati Tabanan. Hanya saja sampai saat ini, pencairan dana tersebut masih terbentur pembahasan APBD Perubahan tahun 2013 ini belum final. “Kami sesungguhnya sudah siap dengan administrasi pencairan dana tersebut. Hanya saja payung hukumnya belum tuntas, karena APBD Perubahan sampai saat ini belum ketok palu. Setelah final dan diketok palu, kami akan bayar dengan rapel,” ungkapnya.

Terkait besaran gaji setelah adanya perbaikan, Sudarya mengaku tergantung jabatan mereka dimasing-masing desa. Tambahan penghasilan Kepala Desa sebesar Rp 100.000, dari Rp 750.000 naik menjadi Rp 850.000. Sekretaris Desa (Sekdes) dari Rp 360.000 naik menjadi Rp 450.000. Sekdes yang tidak memenuhi syarat jadi PNS, menunggu usia pensiun dari Rp 1.075.000 menjadi Rp 1.400.000. Kepala Urusan (kaur) naik dari Rp 875.000 menjadi Rp 1.350.000. Petugas Administrasi dari Rp 875.000 menjadi Rp 1.250.000. Kelihan  Banjar Dinas, dari Rp 850.000 menjadi Rp 1.250.000. Pemijian, dari Rp 600.000 menjadi Rp 1.000.000. (***)

Komentar