Pecaruan Parisudha Bumi di Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Barat

SELBAR  - Bertepatan dengan Saniscara Kliwon Krulut, Sabtu (11/5), masyarakat Mundeh Kauh, Desa Penataran, Selemadeg Barat melaksanakan Pecaruan Parisudha Bumi Mesapuh Wigena. Serangkaian dari kegiatan pecaruan tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri persembahyangan, Jumat (8/5) sore di Balai Banjar Puncak Sari, Mundeh Kauh. Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPD RI Alit Kelakan, Anggota DPRD Bali Gede Suamba, Anggota DPRD Tabanan Made Ekadana dan Camat Selemadeg Barat.

Pecaruan Parisudha Bumi Mesapuh Wigena di Desa Mundeh Kauh, menurut Kelian Adat Puncak Sari Putu Sadia, dirangkaikan dengan piodalan di Balai Banjar setempat. Sadia menjelaskan, digelarnya pecaruan Parisudha Bumi sebagai akibat musibah yang dialami warga setempat. "Kami berharap dengan pecaruan ini bisa menyucikan kembali bhuwana agung/ alam semesta agar terhindar dari marabahaya dan bencana menuju keseimbangan makrokosmos dengan mikrokosmos," ujarnya.

Sadia menjelaskan, Banjar Puncak Sari memiliki luas 149 ha dengan jumlah penduduk 398 jiwa, yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Dirinya mengungkan, ke depan program yang menjadi prioritas adalah pembangunan bale kulkul. "Kami di Desa Adat Penataran yang memiliki 5 dusun belum memiliki bale kulkul. Kami berharap kepada pemerintah mampu memberikan bantuan secara moril dan meteriil sehingga harapan kami bisa terwujud," harapnya.

Atas kebersamaan yang dibangun oleh masyarakat Desa Mundeh Kauh mendapat apresiasi yang luar biasa dari Bupati Tabanan. Menurutnya, dengan kebersamaan ini maka pembangunan di segala bidang di Tabanan dapat terwujud, sesuai dengan visi Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi. Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendukung segala bentuk program pemerintah. Karena membangun Tabanan, tidak bisa dilakukan sendiri namun perlu peran serta dari semua pihak. "Kita tidak bisa membangun sendiri. Mari kita bersama-sama, saling membantu sehingga apa yang menjadi harapan kita akan terwujud," paparnya.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi, sehingga permasalahan yang ada dapat diminimalisir. "Semua permasalahan akan dapat kita selesaikan jika kita mau mengkomunikasinnya. Kita harus bersikap cerdas dalam menyikapinya. karena jika kita cerdas, hidup kita akan lebih sejahtera," papar orang nomor satu di Tabanan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Bupati beserta rombongan juga mengunjungi pembangunan balai banjar dan LPD di Desa Pekraman Nyuh Gading, Mundeh, Selemadeg Barat. (***)

Komentar